Home
Eksponensi
Shop
Donate
Home
Eskponensi
Shop
Donate
Home
Gubahanku
Sajak
Terlahir
Terlahir
by
Nino Zulfikar
April 06, 2015
Read
aku terlahir
di tiap pagi,
saat embun
masih terlalu perawan.
(Nino Zulfikar)
15 Desember 2011
Terlahir
Reviewed by
Nino Zulfikar
on
April 06, 2015
Rating:
5
No comments:
Apa pendapatmu?
Subscribe to:
Post Comments ( Atom )
About Me
Recent Posts
Facebook
Popular Posts
Sesampaiku di Depan Rumahmu
Aku hanya diam tak berkata apa-apa lalu pulang dengan rangkaian bunga pucat di tangan
Nasihat Ayah
ayah bilang kami orang miskin orang miskin harus pintar-pintar cari kebahagiaan : makan nasi goreng dengan sambel dan kecap bawangnya da...
AKU SAYANG KAMU
Karya : Akhmad Zulfikar Sesaat lagi. Sesaat lagi, sebelum matahari tiba di altar paginya Akan kuucap padamu tentang sesuatu Bahwa Aku say...
Akta Kelahiran Sebuah Sajak
sajakku adalah sajakku meskipun bukan milikku tapi mereka lahir dari percintaanku dengan malam dan batas gelap bayangan sajakku hany...
Dua Puluh Tahun Lalu
Aku tak ingat persis secantik apa wajah ibuku waktu itu. Jemari bidan terlalu dingin menimang tangisanku yang berlumur darah lagi pula dun...
Proklamati
I just wanna do what I wanna do. Kita belum merdeka sampai terlepas dari keinginan mengagungkan diri Kita bukan pemberani samp...
Tersesat
dalam pelarian membingungkan ini kita sama tak mempunyai peta lagi tak paham arah lari saja jika lelah, berhenti sejenak saja lari la...
Kepada Wanita dengan Secarik Sajak
ketika penyair memberikan sajaknya padamu ia telah memberimu jiwanya kau bebas membelenggu bahkan membunuhnya tak ada beda; sebab ia...
Kupinjam Senyummu
kupinjam senyummu untuk menerangi gelisahku yang tersesat menuju masa depan adakah nanti kita masih bertapapan sambil merasa yang paling ber...
Gadis yang Hilang dalam Rindu
tanpa sengaja aku menulis sebuah cerita ketika malam masih sembab tentang seorang gadis yang hilang dalam rindu lalu tentu saja datang...
Categories
Gaya bahasa
Gubahanku
puisi
Sajak
Seputar Bahasa
Press
Powered by
Blogger
.
Instagram
No comments:
Apa pendapatmu?