Masa Yang Terhenti di Kepala

lain paha,
lain dada.
lain masa,
beda rasa.

pulangku menuju pergi.


Jakarta, 11 Agustus 2015
Nino Zulfikar


Ini Alasan Kenapa Kamu Harus Belajar Bisnis Sejak Dini

Photo by Adeolu Eletu on Unsplash

Pernah dengar ini?
Sekolah tinggi-tinggi, ujung-ujungnya duit juga.

Kalimat klasik yang biasanya diucapkan sama orang yang mau drop out alias pensiun kuliah.
Terlepas benar atau ga-nya, pendidikan memang bisa menaikkan value seseorang.

Misalnya dalam satu kantor, karyawan starata dua (S-2) biasanya akan memegang jabatan lebih tinggi dibanding karyawan yang pendidikan strata satu (S-1). Dan karyawan tamatan SMA dan sederajat biasaya ada di level paling bawah. Biasanya gitu...

Ini artinya, di kehidupan kantoran, harga seseorang tidak akan lebih tinggi dari ijazahnya.
Kalau mau naik jadi pejabat, kebanyakan perusahaan menyaratkan ijazah pendidikan tertentu.

Dengan kata lain, skill hanya akan berfungsi sebagai penunjang penilaian kerja biar ga di pecat. Ijazah yang utama.



Cara Install Multi Instagram App Gratis (Android)


Photo by Erik Lucatero on Unsplash
Instagram menjadi salah satu app dengan pengguna aktif terbesar di dunia, terutama di Indonesia. Tidak heran banyak yang menjadikan Instagram lahan mencari uang tambahan ataupun sumber penghasilan utama. Atau sekedar tempat untuk bereksis ria.

Walaupun Instagram app sudah dapat memuat 5 akun , tapi untuk beberapa orang jumlah ini masih sangat terbatas.

Terus kalau perlu lebih dari 5 akun gimana?
Simple, download Multi Instagram app aja.



Tuhan Punya

siapa sangka, puan
tatapan memerangkap kita
pada keasingan yang akrab

adakah puan terlupa?
hati kita Tuhan punya

biar saja siapapun menggerutu
: kutu-kutu perayaan
yang asing dengan Tuhan
yang akrab dengan perangkap

asal kita jangan terlupa
hati kita Tuhan punya

Nino Zulfikar
Kendari, 2017- Juni 2018




Ingin Berbisnis? Baca Ini Dulu

Photo by rawpixel on Unsplash



Memasuki Masyarakat Ekonomi Asean beberapa waktu lalu, banyak entrepreneur Indonesia bermunculan dari segala kalangan usia, pendidikan, dan latar belakang lainnya.

Sayangnya, tidak semua tunas bisnis tersebut dapat bertahan sampai menghasilkan laba (=keuntungan) yang diharapkan.


Jadi, Bagaimana Sebaiknya Dalam Memulai Bisnis?

Mungkin ada baiknya untuk tidak melempar terlalu jauh imajinasi Anda ke masa depan sebelum memulai bisnis.

Simpan dulu bayangan-bayangan kesuksesan itu dan mulai lihat kenyataan saat ini: Anda baru ingin melakukan sesuatu, dan belum melakukan satu langkahpun. Bersiap untuk kerja keras lebih baik daripada bersiap untuk sukses.

Karena saya yakin semua orang pasti siap untuk sukses, tapi tidak semua orang siap untuk bekerja keras.

Jangan dibayangkan, memulai bisnis langsung membuat pemiliknya menjadi bos, kecuali jika Anda memang telah berpengalaman membangun bisnis sebelumnya.

Jika saat ini Anda masih bekerja dan berpikir untuk resign, lalu membuka bisnis untuk mendapatkan waktu istirahat yang lebih panjang, sebaiknya Anda cukup mengambil cuti saja.

Karena bisa jadi itu hanyalah kejenuhan di kantor membuat Anda berpikir menjadi entrepreneur dapat menyediakan banyak waktu istirahat untuk Anda, padahal tidak sama sekali. Membangun sebuah bisnis justru membutuhkan banyak energi, waktu, dan pikiran di awal-awal.

Untuk menemukan bisnis apa sebaiknya yang Anda geluti, Anda perlu menjawab beberapa pertanyaan
- Bidang apa yang Anda kuasai?
- Apa hobi Anda?
- Hal apa yang Anda senangi dan rela berlama-lama mengerjakannya?
- Apa yang dibutuhkan oleh calon konsumen Anda?
- Anda dikenal seperti apa oleh lingkungan selamai ini?

Jika dapat menjawab satu dari pertanyaan di atas, Anda berarti sudah menemukan sebuah pintu masu ke dunia bisnis.


Lalu Bagaimana Memulai Bisnis?

Saran saya, mulailah dari skala kecil yang paling memungkinkan untuk Anda dari segi ekonomi. Secukupnya modal Anda saja. Kalau punya modal 500 ribu, pikirkan bisnis apa yang bisa jalan dengan modal 500 ribu, dst.


Kalau Sama Sekali Tidak Punya Modal Bagaimana?

Sayang sekali, bisnis tidak bisa dibangun tanpa modal. Modal yang saya maksud di sini tidak melulu sola uang.
Modal bisa saja berwujud koneksi, pertemanan, kepercayaan, keahlian, dan apa saja yang melekat pada diri Anda sejak lahir, semuanya adalah MODAL dari Tuhan.

Bahkan seorang pebisnis muda yang sukses menggarap usaha handphone-nya mengatakan bahwa modal utamanya adalah usianya yang masih muda. Sesimpel itu.


Kalau Modalnya Sesimpel Itu, Kenapa Banyak Bisnis Yang Tutup?

Tidak sesimpel itu juga. Bisnis seperti tanaman, yang perlu dirawat secara konsisten. Menurut saya, masalahnya ada pada pola pikir si pebisnis.

Kembali ke poin awal tadi, banyak entrepreneur yang terjun ke bisnis dengan persepsi yang keliru : bangun bisnis bisa langsung jadi bos.

Padahal menjadi entrepreneur berarti sanggup bekerja keras lebih dari kebanyakan orang dan siap tidak libur sampai sistem bisnisnya stabil dan mendatangkan penghasilan secara otomatis.

Selain itu, faktor “penguasaan panggung” sangat berpengaruh dalam menjalankan bisnis. Semakin Anda menguasai bidang bisnis yang Anda geluti, akan semakin banyak potensi energi dan kreativitas yang tersedia untuk Anda ketika bisnis sedang menghadapi kendala.


Ngeri Juga ya jadi Entrepreneur itu?

Kalau Anda berpikir seperti ini, Anda sepertinya hanya butuh cuti. Jika Anda ingin memulai sebuah bisnis, hindari over thinking.

Karena Anda hanya akan paham tentang bisnis ketika Anda menjalankannya. Teori-teori bisnis dan ekonomi hanya berlaku pada bisnis yang sudah dijalankan, bukan yang hanya dipikirkan.

Take action, brother!

Semoga bermanfaat.
Good Luck.

*Jangan lupa SUBSCRIBE, jika Anda ingin mendapatkan artikel-artikel terupdate tentang bisnis dan tips-tips marketing.


Trending