27 January 2016

Musim Rindu

Sebab kata yang berkecambah dari rahim kegelisahan rindu tak pernah tahu kemana matahari membawa keluguannya hingga ia menjadi pohon-pohon hijau pekat sangat rindang yang hanya dapat kita pandangi maknanya ketika ia mandi telanjang dalam kabut fajar.

Maka ketika kau mendatangi dipannya dengan hasrat bergemuruh seperti awan hujan di musim kering, ia telah menjadi bekas air yang menguap diujung bibirmu. Lenyap menuju matahari, menunggu rindumu yang lain menetes melahirkannya.

Gambar : https://i.ytimg.com/vi/Ftu5ZpAk8dM/maxresdefault.jpg


Kendari, 27 Januari 20016
Nino Zulfikar


No comments:

Post a Comment

Apa Pendapatmu?

Trending