01 November 2011

Ibu, Aku Jatuh Cinta


*kepada dua wanitaku

Ibu,
Maafkan aku
anakmu ini telah lancang mencari kehangatan selain padamu.
aku jatuh cinta.

Meliza namanya,
gadis santun nan baik hatinya.
Jika tersenyum, pipinya merona

Aku malu mengatakannya, Ibu
: Aku telah jatuh cinta
waktuku menggigil saat menatap matanya,
denyut jantungku berkejaran dengan kata-kata yang telah kususun semalaman,
mereka sama-sama ingin keluar secepatnya.

Jangan cemas, Ibu
anakmu ini masih seperti yang dulu
menciumi tanganmu sebelum berangkat kerja dan kuliah;
membuatkanmu teh manis hangat di pagi akhir pekan;
meladenimu berdebat tentang pilihan untuk masa depanku;
menemani Ayah membahas politik dan ketidak-becusan pemerintah;
mengantarmu ke pasar untuk sekedar membeli tomat;
dan menulis sajak tiap malam di kamarku, meski tak pernah tentang kalian berdua.

Ibu, dia itu gadis yang baik
yang membuatku merasa pantas menyebut cinta dengan lidahku.
lagi pula kalian berdua mirip
: jika sedang marah, aku lebih memilih bertemu monster.

Ibu,
maafkan aku
anakmu ini telah jatuh cinta selain padamu.
apa itu dosa?


Nino Zulfikar
Jakarta, 30 Oktober 2011


No comments:

Post a Comment

Apa Pendapatmu?

Trending