Home
Eksponensi
Shop
Donate
Home
Eskponensi
Shop
Donate
Home
Gubahanku
puisi
215
215
by
Nino Zulfikar
October 09, 2010
Read
kamar 215
hotel dekat tikungan
ku banting handphone mu berantakan
215
Reviewed by
Nino Zulfikar
on
October 09, 2010
Rating:
5
No comments:
Apa pendapatmu?
Subscribe to:
Post Comments ( Atom )
About Me
Recent Posts
Facebook
Popular Posts
Pesta Asumsi
aku dan wanitaku berpesta asumsi kami memperdebatkan pihak mana yang lebih mencintai siapa dalam diam yang kian lama kian risau rindu serin...
Gadis yang Hilang dalam Rindu
tanpa sengaja aku menulis sebuah cerita ketika malam masih sembab tentang seorang gadis yang hilang dalam rindu lalu tentu saja datang...
Terakhir Kali
di pulang kali ini aku tak kan lagi sampai ke teras rumahmu ini akan lebih kelam dari apapun : selain rindu dan masa depanku Jakarta...
Kupinjam Senyummu
kupinjam senyummu untuk menerangi gelisahku yang tersesat menuju masa depan adakah nanti kita masih bertapapan sambil merasa yang paling ber...
Akta Kelahiran Sebuah Sajak
sajakku adalah sajakku meskipun bukan milikku tapi mereka lahir dari percintaanku dengan malam dan batas gelap bayangan sajakku hany...
Proklamati
I just wanna do what I wanna do. Kita belum merdeka sampai terlepas dari keinginan mengagungkan diri Kita bukan pemberani samp...
Tuhan Punya
siapa sangka, puan tatapan memerangkap kita pada keasingan yang akrab adakah puan terlupa? hati kita Tuhan punya biar saja siapapun m...
Nasihat Ayah
ayah bilang kami orang miskin orang miskin harus pintar-pintar cari kebahagiaan : makan nasi goreng dengan sambel dan kecap bawangnya da...
AKU SAYANG KAMU
Karya : Akhmad Zulfikar Sesaat lagi. Sesaat lagi, sebelum matahari tiba di altar paginya Akan kuucap padamu tentang sesuatu Bahwa Aku say...
Tersesat
dalam pelarian membingungkan ini kita sama tak mempunyai peta lagi tak paham arah lari saja jika lelah, berhenti sejenak saja lari la...
Categories
Gaya bahasa
Gubahanku
puisi
Sajak
Seputar Bahasa
Press
Powered by
Blogger
.
Instagram
No comments:
Apa pendapatmu?